KABUPATEN TOBA, SUMATERA UTARA- Menteri Perumahan dan Permukiman RI Maruarar Sirait meninjau langsung rumah warga tidak layak huni di Desa Patane V, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, Selasa (24/3). Kunjungan ini terkait penyaluran “Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Provinsi Sumatera Utara TA 2026” untuk wilayah Kabupaten Toba.
Rumah milik Johnson Siahaan seorang petani warga Desa Patane V, Kecamatan Porsea yang memiliki lima orang anak dengan penghasilan dibawah Rp.1.000.000/Bulan telah di kunjungi langsung oleh Bapak Maruarar Sirait “Menteri Perumahan dan Permukiman Republik Indonesia” pada hari ini. Selasa,(24/3/26).
Menteri Perumahan dan Permukiman RI Maruarar Sirait mengunjungi rumah Johnson Siahaan , petani warga Desa Patane V, Kecamatan Porsea, yang berpenghasilan di bawah Rp1.000.000 per bulan dan memiliki lima anak, Selasa (24/3/26). Kunjungan ini bagian dari pemantauan BSPS Provinsi Sumatera Utara TA 2026 di Kabupaten Toba.
Setibanya di Desa Patane V, Maruarar Sirait langsung masuk ke rumah Johnson Siahaan dan meninjau kondisi bangunan dari bagian depan hingga ke belakang.
“Atap rumah ini sudah banyak yang bocor, saya lihat. Rumah ini juga tidak memiliki ventilasi sehingga hawa terasa pengap di dalam. Kepala juga terasa panas karena tidak ada plafon langsung seng sehingga suhu di dalam rumah menjadi sangat panas,” ujar Maruarar Sirait saat meninjau kedalam rumah Johnson Siahaan
Maruarar juga menegaskan kepada seluruh timnya untuk bekerja dengan baik dan melakukan perbaikan secepat mungkin. “Jangan ada permasalahan, saya tidak mau,” ujarnya.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus , Camat Porsea, Kepala Desa Patane V, serta unsur pengamanan dari Polres Toba dan Babinsa.

Belum ada komentar