LAMONGAN, JAWA TIMUR –Kemeriahan luar biasa menyelimuti Sungai Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan. Perhelatan Ansor Dragon Boat Cup 2026 sukses menyedot perhatian ribuan warga pada Minggu (8/2/2026). Inisiatif kreatif ini berhasil mengubah tantangan alam berupa banjir menjadi ajang olahraga air yang spektakuler dan bernilai ekonomi tinggi.
Inisiatif Kreatif di Tengah Tantangan Alam
Bupati Lamongan, Dr. Yuhronur Efendi, MBA, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PC GP Ansor Lamongan. Ia menilai gagasan menyelenggarakan lomba dayung di tengah suasana banjir merupakan langkah yang sangat cerdas. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini efektif menggerakkan potensi budaya dan pariwisata di kawasan Bengawan Njeroh.
“Saya sampaikan apresiasi luar biasa kepada sahabat-sahabat Ansor. Mereka memiliki gagasan kreatif untuk memanfaatkan kondisi wilayah,” ujar Bupati Yuhronur. Senada dengan Bupati, Kepala Dispora Jatim, Muhammad Hadi Wawan Guntoro, juga menyoroti dampak positif acara ini terhadap geliat UMKM di sekitar lokasi.
Keamanan dan Pengawasan Menjadi Prioritas
Meskipun berlangsung meriah, faktor keselamatan tetap menjadi perhatian utama pihak kepolisian. Kapolres Lamongan, AKBP Arief Fazlurrahman, mendukung penuh kegiatan ini agar kedepannya menjadi ikon pariwisata baru. Namun, ia juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap peningkatan debit air.
“Kami akan meningkatkan pengawasan dan patroli. Keamanan masyarakat, terutama anak-anak, harus tetap terjaga di tengah kondisi air yang tinggi,” tegas AKBP Arief. Komitmen pengamanan ini bertujuan agar perayaan olahraga tetap berjalan kondusif tanpa mengabaikan aspek keselamatan publik.
Harapan untuk Keberkahan Masyarakat
Ketua PC GP Ansor Lamongan, H. Mukhlisin, SH, yang akrab disapa Mas Ketum, berharap kegiatan ini membawa manfaat jangka panjang. Selain sebagai ajang prestasi bagi 16 tim yang berlaga, acara ini diharapkan mampu mendatangkan keberkahan bagi warga di sepanjang aliran Bengawan Njeroh.
“Terima kasih atas doa dan dukungannya. Kami ingin Ansor Dragon Boat Cup ini membawa manfaat nyata bagi ekonomi rakyat,” ungkap Mukhlisin. Dengan dibukanya acara secara resmi melalui kalimat Basmalah, Lamongan kini memiliki standar baru dalam mengemas potensi lokal melalui kreativitas pemuda.
Mendorong Ikon Pariwisata Baru
Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah dapat menciptakan solusi kreatif bagi daerah. Ansor Dragon Boat Cup 2026 tidak hanya sekadar perlombaan dayung, tetapi juga menjadi simbol ketangguhan warga Lamongan dalam menghadapi dinamika alam. Ke depannya, ajang ini diproyeksikan masuk dalam kalender wisata rutin kabupaten guna menarik lebih banyak wisatawan mancanegara maupun domestik.
Penulis: Edi

Belum ada komentar