SURABAYA (Beritakeadilan.com, Jawa Timur) – Aksi begal bersenjata tajam yang sempat meresahkan warga di kawasan Jalan Gula, Surabaya, akhirnya berhasil diungkap Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Polisi meringkus empat pelaku kejahatan jalanan ini, sementara tiga orang lainnya masih dalam pengejaran alias masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M. Prasetyo melalui Kasi Humas Iptu Suroto menjelaskan, aksi pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut terjadi pada Rabu (20/8/2025) sekitar pukul 00.20 WIB. Setelah laporan masuk, tim segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap empat tersangka pada Senin (26/8/2025).
“Keempat tersangka saat ini masih kami lakukan penyidikan lebih lanjut,” ujar Iptu Suroto, Jumat (29/8/2025).
Kejadian bermula ketika dua korban berinisial B (21), warga Jalan Teluk Tomoni Surabaya, dan K (41), warga Kalijudan Surabaya, tengah mengendarai mobil VW Kodok berkeliling kawasan Kya-Kya bersama empat temannya yang lain dengan mobil berbeda.
Saat melewati Jalan Gula, mobil korban tiba-tiba dihentikan dua sepeda motor yang ditunggangi enam pelaku bersenjata tajam. Para pelaku memaksa korban menyerahkan handphone. Karena mencoba melawan, korban B mengalami luka sabetan senjata tajam di bawah telinganya, sementara korban K terluka di bagian lengan.
Usai melukai korban, kawanan begal tersebut melarikan diri.
Polisi bergerak cepat melalui Unit Resmob Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan berhasil membekuk empat tersangka. Mereka adalah SBP alias Y (19), MR alias M (21), MA (21), serta ZA (40), yang seluruhnya merupakan warga Surabaya.
Sementara itu, tiga tersangka lain berinisial A, R, dan seorang A lainnya masih buron. Dari hasil pemeriksaan, para pelaku juga mengakui telah melakukan aksi serupa di beberapa lokasi lain seperti Jalan Slompretan, Bulak Sari, dan Endrosono.
“Mereka biasanya beraksi secara berkelompok dengan enam sampai tujuh orang. SBP berperan sebagai eksekutor sekaligus membawa celurit,” terang Iptu Suroto.
Saat ini, polisi masih mengembangkan penyidikan untuk memastikan lokasi-lokasi lain yang pernah disasar komplotan ini. Selain merampas handphone korban di Jalan Gula, kawanan begal ini diketahui juga menargetkan sepeda motor di beberapa tempat berbeda.
“Kami masih terus memburu tiga tersangka lain yang masuk DPO serta mendalami kemungkinan adanya TKP lain,” tegas Iptu Suroto. (**)



Belum ada komentar