Revolusi Mudik Modern: KAI Wisata Perluas e-Porter di 14 Stasiun, Tarif Flat Rp 38 Ribu!

Revolusi Mudik Modern: KAI Wisata Perluas e-Porter di 14 Stasiun, Tarif Flat Rp 38 Ribu!
beritakeadilan.com,

JAKARTA PUSAT, DKI JAKARTA-Menghadapi dinamika mobilitas penumpang yang kian tinggi, PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) resmi memperluas jangkauan layanan e-Porter. Solusi digital ini hadir untuk mengakhiri drama barang bawaan berat di stasiun, memberikan kepastian tarif, serta menjamin kenyamanan penumpang dari pintu masuk hingga ke peron kereta.

Direktur Komersial KAI Wisata, Hetty Herawati, menegaskan bahwa inovasi ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat akan layanan yang transparan dan inklusif. Melalui e-Porter, pelanggan tidak lagi perlu melakukan tawar-menawar harga di lapangan.

“KAI Wisata menghadirkan layanan e-Porter sebagai solusi praktis bagi pelanggan. Dengan tarif flat dan proses pemesanan yang mudah, kami ingin memastikan perjalanan menjadi lebih nyaman dan bebas repot,” ujar Hetty dalam keterangan resminya.

Salah satu keunggulan utama yang menjadi daya tarik e-Porter adalah tarif flat sebesar Rp38.000. Biaya yang pasti ini memberikan ketenangan bagi penumpang, terutama bagi kalangan lansia, keluarga yang membawa balita, atau traveler dengan barang bawaan banyak (heavy luggage).

Layanan ini kini telah tersedia secara resmi di 14 stasiun strategis di seluruh Pulau Jawa:

KAI Wisata mengedepankan kemudahan aksesibilitas melalui integrasi teknologi. Pelanggan dapat menikmati layanan ini melalui dua jalur digital utama:

  1. Aplikasi E-Porter (Tersedia di App Store).

  2. Aplikasi Access by KAI melalui menu khusus e-Porter (Tersedia di App Store dan Play Store).

Hebatnya, sistem ini menawarkan fleksibilitas tinggi. Penumpang dapat memilih metode Pemesanan Instan saat sudah berada di stasiun atau Pemesanan Terjadwal jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Hal ini memastikan ketersediaan tenaga porter tepat saat penumpang tiba di lokasi.

Langkah KAI Wisata ini juga dipandang sebagai upaya menjadikan stasiun sebagai ruang publik yang ramah bagi semua kalangan. “Kami ingin memberikan layanan yang inklusif dan bernilai tambah, terutama bagi mereka dengan mobilitas terbatas,” tambah Hetty.

Dengan hadirnya e-Porter, standar pelayanan di stasiun kini naik kelas, memadukan kearifan layanan lokal dengan efisiensi teknologi digital. Bagi Anda yang merencanakan perjalanan dalam waktu dekat, layanan ini patut dicoba untuk pengalaman perjalanan yang lebih premium dan tenang.

Belum ada komentar