Kades Sidomulyo Tuban Buka Suara: Pengelolaan Dana Desa 2024-2025 Sudah Sesuai Regulasi

Kades Sidomulyo Tuban Buka Suara: Pengelolaan Dana Desa 2024-2025 Sudah Sesuai Regulasi
beritakeadilan.com,

TUBAN, JAWA TIMUR – Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Willy Efendi, angkat bicara menanggapi sejumlah pemberitaan media daring yang mempertanyakan pengelolaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024 dan 2025.

Willy menegaskan, seluruh proses pengelolaan Dana Desa di Pemerintah Desa Sidomulyo telah dilaksanakan mengikuti mekanisme dan regulasi yang berlaku, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga pelaporan pertanggungjawaban.

“Pengelolaan Dana Desa tahun 2024 dan 2025 sudah kami jalankan sesuai ketentuan,” ujar Willy Efendi saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

Ia juga membantah adanya dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa yang belakangan berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap kegiatan yang dibiayai Dana Desa telah disusun berdasarkan aturan pemerintah serta dilaksanakan secara terbuka.

“Kami tetap berpedoman pada regulasi yang ada dan berupaya menjaga transparansi,” katanya.

Terkait isu yang menyoroti penggunaan anggaran Dana Desa sebesar Rp24 juta pada tahun 2024, Willy menjelaskan bahwa alokasi tersebut tidak semata-mata digunakan untuk kegiatan peringatan hari jadi desa.

Ia menyebut, anggaran tersebut merupakan bagian dari paket operasional Pemerintah Desa Sidomulyo yang bersumber dari Dana Desa, di dalamnya termasuk dukungan terhadap berbagai kegiatan kedinasan dan seremonial desa.

“Dana itu merupakan satu paket operasional pemerintah desa, bukan hanya untuk satu kegiatan saja,” jelasnya.

Hal yang sama juga berlaku pada tahun anggaran 2025. Pemerintah Desa Sidomulyo, kata Willy, mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp20 juta dengan peruntukan yang serupa, yakni untuk mendukung beberapa kegiatan yang masuk dalam kebutuhan operasional pemerintahan desa.

“Penggunaannya mencakup sejumlah kegiatan yang memang menjadi bagian dari operasional desa,” ungkapnya.

Willy turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia berharap warga dapat lebih cermat dalam menyikapi isu yang beredar di ruang publik.

“Kami berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam menerima informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tambahnya.

Sebagai wujud keterbukaan, Pemerintah Desa Sidomulyo membuka ruang bagi masyarakat yang ingin memperoleh penjelasan secara langsung terkait pengelolaan Dana Desa.

“Jika masih ada yang ingin mengetahui lebih detail, silakan datang ke Balai Desa Sidomulyo pada jam kerja. Kami siap memberikan penjelasan secara terbuka,” pungkasnya.

*) Penulis: SR

Belum ada komentar