Babinsa Koramil 13 Porsea bersama Personel Polres Toba dalam Mensukseskan Prioritas Keamanan Masyarakat Bangsa dan NKRI

Babinsa Koramil 13 Porsea bersama Personel Polres Toba dalam Mensukseskan Prioritas Keamanan Masyarakat Bangsa dan NKRI
beritakeadilan.com,

KABUPATEN TOBA (Beritakeadilan, Sumatera Utara) – Salah satu Sinergitas yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 13 Porsea bersama Personel dari Mapolres Toba dalam rangka menyukseskan prioritas keamanan masyarakat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Senin (28/08/2023).

Anjangsana yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 13 Porsea Serma Agus Susanto dan Sertu Edi Junaedi bersama Personel Mapolres Toba Brigadir Erwin Nainggolan, Bribda Crespo Panjaitan, Bribda Giovanny F Sirait, Bripka Andi S personel BKO (Ditpolairud Polda Sumut) yang berada di Mapolres Toba Di Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara.

Mapolres Toba yang berada di Kabupaten Toba Sumatera utara dipimpin langsung oleh seorang Kapolres yaitu AKBP Taufiq Hidayat Thayeb.,SH, S.I.K., telah menunjukan cerminan sinergitas yang baik kepada seluruh elemen institusi, masyarakat dan juga personelnya, maka dalam hal ini kebersamaan kepada seluruh personel TNI, Polri serta masyarakat menunjukkan salah satu wujud sinergitas dan kebersamaan yang baik serta nantinya dapat menunjang dalam pelaksanaan tugas maupun kegiatan sehari hari di wilayah tersebut.

Disela sela kegiatan tersebut Babinsa Koramil 13 /Porsea Serma Agus Susanto mengatakan “Saat ini Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan yang tidak mudah mulai dari risiko krisis global di bidang sosial-ekonomi, ancaman pangan, bencana alam dan perubahan iklim, hingga gangguan kesehatan masyarakat. Dengan adanya sinergitas TNI Polri diharapkan mampu menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional, guna menjaga stabilitas rasa aman dan damai ditengah pembangunan bangsa,”Ujarnya.

Sekilas mengingat sejarah bahwa TNI maupun Polri adalah dua organisasi yang masing-masing bergerak di wilayah yang berbeda. TNI dari awal dibentuk untuk menangani masalah pertahanan keamanan negara, sementara Polri dibentuk dan di design untuk menangani masalah kamtibmas yaitu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Maka dalam hal ini Kedua tugas tersebut sama-sama bergerak dalam bidang keamanan namun sangat berbeda karakter dan implementasinya dalam konteks hubungannya dengan masyarakat.

Komando Rayon Militer 13 (Koramil) yang berada di kecamatan Porsea porsea kabupaten toba dijabat oleh seorang Komandan Rayon militer (Danramil) Kapten Inf Tetap Lumbantoruan.,SH juga mengatakan “Tugas pertahanan keamanan yang dimiliki TNI bergerak untuk mengamankan konsistensi atau eksistensi negara agar tetap kokoh berdiri dalam berbagai ancaman keamanan dan juga mengamankan negeri ini dari berbagai hambatan, tantangan, gangguan dan ancaman. Disisi lain kepolisian mempunyai tugas keamanan yang berbeda, yakni keamanan dalam rangka melindungi dan menertibkan masyarakat supaya tetap aman, Sinergitas dalam pelaksanaannya sesuai Undang-undang Nomor 34 tahun 2004 dinyatakan bahwa TNI berkewajiban membantu Kepolisian, Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk mensukseskan pelaksanaan tugas,” Ucapnya.

Sementara disisi lain tugas keamanan nasional, pertahanan negara dan ketertiban masyarakat yang diatur dalam UU Kepolisian maupun UU TNI banyak aspek yang bisa menjadi modal sinergitas. UU tersebut muncul sebagai implementasi dari UUD 1945 yang menyebutkan bahwa usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung, artinya bahwa sinergitas tugas TNI dan Polri merupakan tugas konstitusi.

Brigadir Erwin Nainggolan personel Mapolres Toba juga mengatakan “Sinergitas TNI Polri diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat luas, baik dalam sikap perilaku dan tindakan serta semangat pengabdian dalam mengemban tugas yang semakin berat dan sangat kompleks serta Hubungan harmonis yang selama ini telah terbina dengan baik membuktikan bahwa TNI dan Polri mampu mengatasi berbagai kendala yang dapat mengancam stabilitas keamanan nasional, sehingga bersama Pemda dan Komponen Masyarakat lainnya mampu menciptakan kedamaian dan mengembangkan kesejahteraan masyarakat dalam pembangunan di daerah,” Ujarnya.

Dalam hal ini, sinergitas berupa kesatuan persepsi, keterpaduan, sinkronisasi dan harmonisasi dalam pembangunan kerjasama antar institusi TNI dan Polri untuk meningkatkan profesionalisme sebagai dasar mantapnya stabilitas keamanan Nasional.

Peningkatan profesionalisme melalui implementasi sinergitas TNI dan Polri untuk memantapkan stabilitas keamanan Nasional akan memberikan kontribusi dalam keterpaduan pelaksanaan tugas pokok, fungsi dan perannya, terutama dalam penyelenggaraan operasional di wilayah tersebut.

(Agus/Alex)

Belum ada komentar