TANJUNGPINANG (Beritakeadilan,Riau) – Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Dr. Midiyato Suratani mengikuti seminar secara virtual dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia tahun 2023 yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) bertempat di Ruang Rapat Atas Rumkital Dr. Midiyato Suratani Jl. Ciptadi No. 01 Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Selasa (06/06/2023)

Webinar ini merupakan rangkaian dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia tahun 2023 yang jatuh pada tanggal 17 Mei setiap tahun nya, dan diikuti oleh lebih dari 900 peserta baik Instansi Pemerintah, TNI-Polri dan Fasilitas Kesehatan seluruh Indonesia dengan mengangkat topik Cegah dan Kendalikan Hipertensi Untuk Hidup Sehat Lebih Lama.
Acara diawali dengan pemutaran media edukasi penyakit hipertensi dan Penyakit Tidak Menular (PTM) lainnya, pembukaan oleh MC, Laporan Pelaksanaan oleh Dirjen P2P Kemenkes RI Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM., MARS., dan dilanjutkan keynote speech dari Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.
Menteri Kesehatan RI menyampaikan bahwa, satu dari tiga orang Indonesia mengidap hipertensi bahkan angka ini terus meningkat setiap tahunnya. Hipertensi sering disebut sebagai Silent Killer, karena orang dengan tekanan darah tinggi kerap kali tidak memiliki keluhan padahal hipertensi meningkatkan penyakit jantung, stroke, gagal ginjal dan penyakit lain yang menyebabkan kematian dan juga pembiayaan kesehatan yang sangat besar.
“Oleh karena itu dalam memperingati Hari Hipertensi Sedunia tahun 2023, saya mengajak kita semua untuk mengukur tekanan darah secara rutin, baik secara mandiri maupun di fasilitas kesehatan, deteksi dini hipertensi sangat penting untuk mencegah berbagai resiko penyakit akibat tekanan darah tinggi”, tutur Budi Gunadi Sadikin.
Beliau juga berpesan, gerakan deteksi dini hipertensi harus terus digaungkan baik oleh pemerintah pusat dan daerah maupun semua unsur masyarakat di berbagai sektor. Dan bagi masyarakat yang telah mengidap hipertensi, untuk tetap menerapkan prinsip PATUH yaitu Periksa kesehatan secara berkala, Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat, Tetap menjaga pola makan yang sehat dan gizi seimbang serta upayakan beraktifitas fisik dengan aman dan Hindari rokok.

Setelah keynote speech dari Menteri Kesehatan RI, acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh empat narasumber antara lain “Kebijakan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Hipertensi di Indonesia” oleh Direktur PTM Kemenkes RI Dr. Eva Susanti, S.Kp., M.Kes., “Kenali dan Kendalikan Hipertensi dan Faktor Risiko Sejak Dini” oleh Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia (PERHI) dr. Erwinanto, Sp.JP. (K)., FIHA.
Sementara itu dua narasumber lain memaparkan tentang “Ayo, Cegah dan Kenali Hipertensi Pada Anak” oleh Anggota IDAI Cabang Provinsi Sulawesi Selatan Prof. Dr. dr. Syarifuddin Rauf, Sp.A (K)., dan “Inovasi Layanan Hipertensi Bersumberdaya Masyarakat” oleh Kepala Puskesmas Jeruk kota Surabaya drg. Harjanti. Lebih lanjut, acara diakhiri dengan diskusi yang dipandu oleh moderator dari Tim Kerja PJPD P2PTM Lili Lusiana, SKM., M.Si., dan penutup.
Turut mengikuti seminar virtual dari Rumkital Dr. Midiyato Suratani, Kabagwat Letkol Laut (K) Guno Wardoyo, S.Kep., Ns., Kasubbag Poli Jantung Mayor Laut (K) dr. Tonny, Sp.JP., Pjs. Kasubbag Humas Mayor Laut (K) Rizky S. Novianto, AMG., Dokter Ahli Muda Bag. Jantung Dep. Kitlam Penata Tk.I III/d dr. Rosita Yanti, Sp.PD., Kaur Poli Tumbuh Kembang Penata Tk.I III/d dr. Dwi Lestari Avianti, Sp.A., M.Ked.Klin., dan Bidan Mahir Dep. KIA Penda Tk.I III/b Yuana Febriansari, S.Keb.,Bd.
(M.NUR /HUMAS MDT)

Belum ada komentar