KABUPATEN LEBONG, BENGKULU-Sebanyak 80 Kepala Sekolah dan 3 Koordinator Wilayah (Korwil) resmi dilantik di Kabupaten Lebong pada Selasa (24/2/2026). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, dihadiri jajaran pejabat daerah, Kepala Dikbud, Ketua PGRI Lebong, forkopimda, Kemenag, serta seluruh peserta pelantikan.
Dipimpin Kepala Dinas Pendidikan
Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebong, Fakhrurrozi, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seluruh kepala sekolah yang dilantik telah melalui proses seleksi resmi via BKN-RI dengan sistem online, memenuhi syarat golongan III C dan usia maksimal 56 tahun. Rotasi ini disebut sebagai bagian dari upaya penyegaran sekaligus peningkatan mutu layanan pendidikan di daerah.
“Jumlah Kepala Sekolah yang dilantik hari ini ada 113, terdiri dari 80 kepala sekolah baru, 30 kepala sekolah lama, dan 3 Korwil. Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Lebong,” ujar Fakhrurrozi.
Amanah dan Tanggung Jawab
Dari total pejabat yang dilantik, 80 di antaranya merupakan kepala sekolah tingkat SD, SMP, SPNF-SKB, dan TK/PAUD. Sementara itu, 3 pejabat lainnya dilantik sebagai Koordinator Wilayah yang bertugas mengoordinasikan pelaksanaan fungsi sekolah di wilayah binaan masing-masing.
Pesan Penting Soal Dana BOS
Dalam arahannya, Fakhrurrozi juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan Dana BOS. Ia mengingatkan agar seluruh kepala sekolah menjalankan pengelolaan sesuai aturan yang berlaku, dengan menjunjung tinggi kejujuran sebagai kunci utama kesuksesan.
“Saya sampaikan untuk seluruh kepala sekolah di Kabupaten Lebong, pengelolaan Dana BOS harus dijalani sesuai aturan dan tetap bekerja secara jujur,” tegasnya.
Harapan Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah berharap, dengan kepemimpinan baru di sejumlah satuan pendidikan, mutu pendidikan di Kabupaten Lebong semakin meningkat. Diharapkan pula sekolah-sekolah di Lebong mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional, membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan.

Belum ada komentar